Skip to main content

Posts

Ummi, Jangan Lepas Kerudungku

Tepat seminggu yang lalu, kami berkunjung ke rumah kerabat di Tangerang. Sudah lama Nayfah tidak bertemu sepupu-sepupunya. Saat itu kami datang di waktu yang "salah", karena ternyata siang itu ada jadwal fogging di rumah mbak Warna, kerabat saya itu. Suara mesin fogging menunjukkan bahwa tak lama lagi mereka tiba. Jadi kami hanya duduk-duduk di teras rumah.  Matahari bersinar terik, panasnya menyengat sekali. Saya berkeringat. "Ummi, Nay keringetan..." kata Nayfah sambil berdiri di depan kursi tempat saya duduk. Saya pikir dia ingin saya membuka kerudungnya. Segera saya buka. "Jangan, Ummi, jangan... Nay malu!" Katanya sambil membenamkan wajah ke pangkuan saya. "Nggak apa-apa dilepas dulu kalo Nay keringetan, " jawab saya. "Jangan, Ummi... Nay malu," katanya lagi, dengan muka merah dan mata berkaca-kaca. Terenyuh hati saya.. Ternyata anak sekecil Nayfah bisa merasa malu saat auratnya terlihat sepupu-sepupu mungilnya. Na...

Doilies

Bros Perca

Punya kain perca? Jangan dibuang dulu. Dengan sedikit kreatifitas, perca itu bisa dibuat menjadi bros imut seperti ini: Bahan yg diperlukan: -kain perca -benang -karton untuk membentuk pola -kancing -kain keras (biasa digunakan utk kerah baju), bisa juga diganti dengan viselin. -peniti bros Cara membuatnya: 1. Buat pola hati di kain keras, lalu potong di sekeliling pola. 2. Letakkan pola kain keras di atas perca, lalu setrika dengan panas tinggi. 3. Rapikan pinggiran perca. 4. Beri sedikit lubang untuk menyematkan peniti bros. Jahit di bagian dalam seperti ini: Selanjutnya ambil perca lain, bentuk pola dan lapisi dengan kain viselin. Penggunaan kain viselin adalah untuk membuat pinggiran kain tidak pecah. Posisikan di kain pertama, lalu jahit pinggirannya dengan tusuk rantai. 5. Satukan dua bagian perca, lalu tusuk jelujur, sisakan sedikit space untuk mengisi dakron. Karya lainnya:

Karakteristik Benang Rajut

Di Indonesia, benang yang paling popular adalah benang acrylic wool , atau yang lebih familiar disebut “benang siet”. Namun, sebenarnya jenis benang sangat bervariasi. Berikut diantaranya: 1.       Benang katun ( Cotton yarn ) Sesuai namanya, benang yang umum digunakan oleh para pemula ini terbuat dari serat kapas. Benang katun bersifat dingin, mudah menyerap keringat, lentur, kuat, ringan, dan memiliki banyak varian warna. Benang ini termasuk “benang multiproject ”, karena bisa digunakan untuk berbagai macam jenis rajutan. Misalnya, bros, bandana, pinggiran kerudung, syal, tatakan gelas, tas, sepatu, sandal, dan sebagainya. Berdasarkan varian warnanya, benang katun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu plain (polos) dan ombre (warna sembur/gradasi). Tingkat kehalusannya pun berbeda-beda antara jenis benang katun yang satu dengan yang lain. Soft cotton , misalnya, adalah yang paling halus diantara benang berbahan dasar kapas. Sementara itu, satu tingkat ...

Crochet Toddler Dress Pattern

Hello, there!  Since there were many people asking me for the written pattern, I translated the pattern to a pdf (consisting diagrams, written pattern and step-by-step tutorial). Here are the pattern:   Crochet Toddler Dress Pattern Translated by Novelia Ummu Nayfah (La Léh Crochet)  Materials: Bali cotton yarn in green (2 cakes of @100 grams), white (2 cakes  of @100 grams), and small amount of yellow. FYI, the texture of bali cotton yarn looks like bamboo yarn. You may use other sport-weight yarns. Hook: 4/0 Tulip Etimo Rose hook (2.50 mm) Thread and sewing needle (you may use hot-melted glue) Synthetic flowers (you may use  this flower  as accessory) Stitches: Slip stitch (sl st) Chain (ch) Single Crochet (sc) Double crochet (dc) 2dc, ch 2, 2dc  shell 5dc  solid shell Rep: repeat Beg: beginning dc2tog dc3tog Finished size: Waist (circle)  :    ...